Desain generatif bukanlah hal baru, sudah ada sejak 2 dekade lebih belakangan ini.
Sebagaimana diungkapkan oleh ICHI.PRO, penggunaannya berbasis teknologi algoritma perangkat lunak. Seperti telah digunakan pada perangkat komputer dan internet.
Berbeda dengan desain yang dihasilkan secara manual selama berabad-abad, desain generatif begitu efisien sehingga menekan penggunaan banyak biaya.
Kemampuannya dapat mengoleksi semua data dan rancangan yang baik, dan menghilangkan desain yang buruk dari waktu ke waktu. Ia dapat menghasilkan desain 3D yang begitu sempurna.
Desain generatif memerlukan alat produksi sebagai implementasi hasilnya. Ia tak dapat berdiri sendiri untuk menciptakan kreasinya dalam bentuk nyata. Ia membutuhkan printer 3D dalam produksi skala kecil dan mesin cetak raksasa untuk ukuran besar.
Desain generatif dapat mengurangi jumlah bagian yang dibutuhkan dan menggunakan bahan dalam jumlah minimal tapi dengan hasil maksimal.
Desain generatif juga memiliki bias yang lebih kecil daripada desain manual dan akan memberi Anda banyak pilihan dari semua sudut pandang.
Desain generatif sangat berguna karena dapat diketahui kegagalannya dengan cepat dan membuat perbaikan secara detil pada produk. Mencoba metode baru dan unik dalam hitungan menit yang tidak akan terpikirkan oleh desainer manusia.
Di atas semua itu, desain generatif tidak bekerja menggunakan firasat. Desain generatif tidak peduli dengan apa yang sedang Anda rasakan, hanya apa yang berhasil dan mengulanginya dengan menyempurnakan dari kumpulan data yang dirancang secara baik.
Definisi Desain Generatif
Desain generatif adalah proses membuat desain yang menggunakan perhitungan matematis dalam batasan tertentu atau disebut dengan algoritma 'Kecerdasan Buatan' (Artificial Intelligence / AI), untuk menciptakan produk dengan lebih cepat dan efisien, dengan mengulangi pemikiran ribuan desain sebelumnya untuk menemukan hasil terbaik.
Desain generatif juga dikenal dengan sebutan 'Generative Adversarial Network' (GAN) tetapi di dalamnya juga terdapat algoritma lain termasuk automata seluler, tata bahasa bentuk, algoritma genetik dan sintaks ruang.
Singkatnya, GAN adalah dua jaringan saraf besar yang saling bermusuhan dan bersaing satu sama lain namun memaksa kedua jaringan itu untuk menjadi lebih baik dalam pekerjaan mereka.
Desain generatif memiliki ciri teknis sebagai berikut:
A. Penggunaan Komputer
Dengan bantuan komputer, penetapan batasan-batasan dan algoritma dalam proses desain generatif menjadi lebih mudah dan bahkan bisa lebih kompleks di bandingkan tanpa bantuan komputerisasi.
Proses desain ini dapat disimulasikan baik secara digital maupun di dunia nyata dengan menciptakan lingkungannya tersendiri dan diatur hingga sekompleks mungkin dengan menerapkan kecerdasan buatan.
B. Software Desain Generatif Mengalami Evolusi
Seperti halnya makhluk hidup, software desain generatif yang berupa kecerdasan buatan juga mengalami evolusi. Dari waktu ke waktu, ia melalui sekumpulan perubahan acak. Menerima input dari seorang desainer kemudian memprosesnya dalam kinerja GAN untuk menghasilkan output yang terbaik.
Dari ribuan hingga jutaan data yang dikoleksinya, menghasilkan desain terbaik pada sudut pandang tertentu. Ia menjaga desain yang terbaik pada tiap-tiap perspektif dan mengesampingkan yang buruk, bahkan mengeliminasinya. Terus menerus sepanjang waktu selama sang desainer pengendalinya masih menggunakannya.
C. Alur Kerja Desainer Menggunakan Metode Desain Generatif :
- Tentukan ruang desainnya
- Atur beban dari rancangan
- Atur batasan rancangan
- Pilih desain untuk pengaturan manufaktur
- Hasilkan desain melalui 3D printer
- Evaluasi kekuatan rancangan
D. Kelemahan Desain Generatif
Meski demikian, desain generatif tidak berarti sempurna. Desain generatif membutuhkan masukan dan meninggalkan ruang untuk kesalahan manusia. Jika masukan terlalu ketat maka sistem tidak memiliki cukup ruang untuk berinovasi. Sebaliknya, jika masukan terlalu longgar, Anda mungkin akan mendapatkan sesuatu yang berbeda dari apa yang sebenarnya Anda cari.
Selain itu, desain generatif belumlah sempurna dikarenakan memiliki cacat terbesar, yaitu kesalahan manusia. Jika sebuah produk, katakanlah sebuah sepeda dirancang untuk menahan beban seberat 80 kg dan parameternya ditetapkan untuk menggunakan bahan sesedikit mungkin maka orang dengan berat 85 kg akan merusaknya karena kesalahan manusia.
Manfaat Dan Aplikasi Desain Generatif
Desain generatif memiliki prospek pengaplikasian masa depan yang luas dan menjanjikan, terutama dalam bidang industri. Meski dalam hal keindahan dan artistik masih ada perdebatan di masyarakat karena kurangnya sentuhan tangan manusia di saat proses mendisainnya, tidak seperti halnya disain manual. Namun, hal ini tentu tidak boleh dinilai secara subyektif dengan mencari-cari pembenaran. Masing-masing memiliki fungsi dan tujuannya sendiri.
Pemanfaatan Di Sektor Industri
Untuk pengerjaan suatu produksi masal, desain generatif merupakan 'Solusi-solusi Desain' yang juga memiliki citra keindahan dan nilai artistik sesuai sudut pandangnya. Bagaimana tidak, ia akan mencapai tujuannya sesuai permintaan pasar dan mengalahkan kompetitor lainnya. Konsumen hanya menginginkan barang yang terbaik, estetika yang tinggi dan fungsi yang optimal.
Dengan berbasis kecerdasan buatan, iapun mampu menghasilkan output 3D yang begitu sempurna. Tak hanya itu, komposisi bahan yang akan digunakan pada pembuatan barang yang sebenarnya juga telah terdesain secara mendetail, baik jenis dan kualitas bahannya maupun kuantitas jumlahnya. Ini menggambarkan betapa jelas presisi yang dihasilkannya.
Pemanfaatan Di Sektor Seni
Bagaimanapun, secanggih apapun ia tetap saja sebuah mesin. Ia tidak akan bergerak sendiri semaunya. Ia membutuhkan input dan kontrol dari manusia. Di sinilah peran manusia dengan sentuhannya melalui perangkat kerasnya.
Desain 3D yang dihasilkannya dapat juga menjadi sebuah master piece karya seni yang kadang tangan manusia tak mampu mengkreasinya. Hanya tinggal mengatur untuk seberapa bernilainya karya itu. Bukan pada bentuk dan komposisi bahannya tetapi harus sama seperti karya seni manual. Karena master piece itu tidak ada duplikatnya.
Wacana nilainya akan muncul sesuai hukum dagang permintaan dan penawaran. Bila permintaan tinggi sedangkan barang terbatas, maka nilainya akan melambung tinggi. Itu mengapa Lamborghini atau Ferrari selalu memproduksi mobil secara limited edition. Mereka menyebutnya karya seni. Satu lagi fakta bahwa desain generatif merupakan solusi-solusi desain masa kini.
Hubungan Antara Desain Generatif Dengan Pencetakan 3D
Kabar baik juga bagi para desainer karena desain generatif memudahkan mereka untuk membuat desain dengan komponen yang lebih ringan dan minim limbah. Selain juga semestinya sangat cocok untuk diterapkan dalam peran 3D printing dengan kualitas tinggi.
Antara desain generatif dengan 3D printing memiliki keterikatan yang sangat erat. Kemampuan desain generatif menciptakan desain 3D membutuhkan sebuah alat 'Manufaktur Aditif' yang dapat merepresentasikan file desain menjadi wujud yang nyata. Tidak bisa dikatakan tidak, itu harus. Mereka memang tidak terpisahkan.
Pengertian Manufaktur Aditif
Manufaktur aditif adalah alat penerjemah sekaligus pencipta sebuah realita. Sebut saja printer 3D dalam skala kecil. Ia memiliki ciri khas cara kerja dengan menambahkan material sedikit demi sedikit secara injeksi atau sistem yang lain. Bahan tersebut dapat berupa cairan atau partikel kecil lainnya yang ditambahkan warna sesuai takaran yang telah didesain. Tidak ada bahan yang terbuang pada saat penciptaan prototip ini atau bisa jadi sebuah karya final, semua menurut takaran.
Pada desain manual, biasanya pada saat pembuatan prototip memerlukan material yang utuh. Setelah itu barulah dibentuk sesuai desain dengan mengurangi atau membuang bagian yang tidak dibutuhkan. Misalnya ketika sedang membuat patung dari batu atau kayu. Berkebalikan dengan prinsip kerja manufaktur aditif.
Peran Desainer Produk Dan Insinyur Perangkat Keras
Awalnya juga terjadi perdebatan, penggunaan kecerdasan buatan pada desain generatif yang proses selanjutnya diteruskan oleh manufaktur aditif akan mengurangi peran manusia dalam bekerja. Sepertinya hal ini tampak benar namun pada kenyataannya salah mutlak.
Tidak semua orang di dunia ini memiliki bakat seni disain atau desain terapan. Dan diantara orang-orang itu, tetap tidak akan kehilangan pekerjaannya. Sebagian orang tersebut akan beradaptasi dan belajar menggunakan desain generatif.
Desain generatif tidak bisa beroperasi sendiri. Ia membutuhkan input dan kontrol dari orang yang berjiwa desainer. Di sinilah mereka bekerja sebagai desainer produk. Lagi pula, desain generatif hanya berbentuk perangkat lunak. Ia membutuhkan tubuh sebagai perangkat kerasnya, berupa komputer atau gadget lainnya. Begitu juga alat manufaktur aditif.
Banyak orang baru selain para desainer akan terlibat dalam menangani perangkat-perangkat keras tersebut. Di sinilah peran sebagai insinyur perangkat keras banyak dibutuhkan. Mulai dari perakitan antara alat yang satu ke alat lainnya, pengawasan kinerja dan pemeliharaannya, juga hingga orang-orang yang mengoperatori produksinya dalam skala besar secara industrial.
Dapat tergambarkan betapa besar efek positif desain generatif menjadi solusi-solusi desain yang tidak hanya bagi perkembangan desain itu sendiri tapi juga membuka banyak lapangan kerja desqiner produk, programer perangkat lunak, insinyur perangkat keras, operator produksi dan bidang lainnya yang kemudian muncul mengikuti kebutuhan.
Perusahaan Pengguna Desain Generatif Dan Pencetakan 3D
Penggunaan desain generatif dan pencetakan 3D telah banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan kecil maupun besar dan juga para pekerja mandiri. Penerapannya tidak sebatas untuk membuat prototip saja atau produksi skala kecil dan terbatas, atau menghasilkan suatu karya seni, tapi juga untuk produksi masal dan produk-produk berukuran besar.
Airbus telah menggunakan desain generatif untuk mengurangi bobot hingga 45% pada partisi bagian dalam pesawat A320-nya. Volkswagon menggunakan desain generatif untuk mengurangi bobot pelek hingga 18% pada produksi mobilnya.
Perusahaan pengembang software yang juga telah menggunakan metode ini diantaranya adalah Catia, Solid Edge, Solidworks, Fusion 360 dan Abagus yang berganti nama Simulia.
Ada lebih banyak contoh seperti ini di mana desain generatif telah meningkatkan desain pada produk seperti:
- Desain arsitektur dan bahan konstruksi
- Sepatu dan asesoris
- Fashion
- Mebel
- Alat dapur
- Alat olahraga
- Alat kantor dan sekolah
- Alat pertanian
- Gadget, teknologi dan kendaraan
Dan bahkan lebih di setiap lini kehidupan manusia.
Kesimpulan
Seiring dengan bertambahnya usia zaman, pola peradaban hidup manusiapun semakin berkembang. Mereka berusaha untuk terus menemukan hal-hal baru agar segala permasalahan yang dihadapi dapat teratasi dengan mudah dan semakin meningkatkan kualitas hidup.
Desain generatif adalah salah satu bagian dari banyaknya penemuan-penemuan itu. Begitupun semua perangkat yang tidak bisa terpisah darinya. Perubahan budaya di dunia desain hendaknya tidak untuk diperdebatkan dan saling mengalahkan. Melainkan untuk disandingkan dan untuk saling melengkapi demi kebutuhan hidup manusia.
Jika desain generatif ditujukan untuk digunakan sesuai prinsip ekonomi di dunia industri, maka itu akan sangat sesuai. Dengan kesempurnaan hasil kreasi, efisiensi waktu, biaya bahan maupun operasional yang sangat minim.
Namun untuk pencapaian karya seni yang membutuhkan hasil ekspresi rasa dan sentuhan tangan manusia, mungkin desain manual akan dirasakan lebih cocok.
Jika Anda adalah seorang pengusaha, desainer, pekerja seni, programer, insinyur perangkat keras, operator mesin atau orang yang sesuai dengan desain generatif ini maka dapat segera mengambil sikap untuk memanfaatkannya atau tetap pada cara kerja yang sebelumnya. Semua tergantung dari cara pandang dan tujuan akhir Anda bekerja.
Namun, jika Anda seorang dari milyaran konsumen di bumi ini maka anda akan tetap menggunakan hasil kreasi dari dua cara kerja desain tersebut. Semua ada di pasaran dan sebagian lainnya pasti sudah Anda koleksi dan gunakan di rumah sekarang ini. Lalu, ke depannya apa yang akan Anda gunakan hanyalah tergantung dari dana simpanan dan gaya hidup Anda.
Author,
EB Wahyuno
Baca juga : Kerja Online Terpopuler - No 3 Dan 4 Dibayar Harian Hingga Ratusan Dollar
Tonton Juga
Simak juga : video berita menarik



.jpeg)


















Info & korespondensi
0 Komentar