Header Ads Widget

rctyou channel

rajawali elt ads smart biz

Ada Yang Berbeda, Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai-BPNT Di Awal Tahun 2022 Ini



Gunungkidul, (rctyounews.my.id) - Bantuan Pangan Non Tunai yang lazim disingkat BPNT Program Keluarga Harapan (PKH) Kementrian Sosial di awal tahun 2022 ini sedikit berbeda. Mulai hari Sabtu, 26 Februari 2022 hingga lima hari ke depan, realisasi penyaluran bantuan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tersebut mulai dilaksanakan hampir serempak di 144 kalurahan yang tersebar di kabupaten Gunungkidul.

logo Smart Ads rajawali elektronik ads smart biz ads lestari mete


Biasanya, bantuan tersebut disalurkan melalui kartu yang bisa digesek layaknya kartu debit atau kartu kredit di e-warung tertentu sebesar Rp. 200.000,-/bulan. Bantuan tersebut dapat dibelanjakan berupa empat kriteria unsur pangan, yaitu karbohidrat, protein hewani, protein nabati dan vitamin mineral yang berasal dari sayuran dan buah.

Namun, di tahun 2022 ini, bantuan pangan non tunai ini justru disalurkan secara tunai melalui penunjukkan kepada BUMN PT Pos Indonesia sebagai pelaksana penyalurannya. Hal ini terdorong dari keberhasilan PT Pos yang sebelumnya telah sukses menyalurkan BPNT berupa beras serta sesuai dengan arahan Presiden dan Kemensos dengan dalih percepatan dalam masa pandemi dan agar pembelanjaan tidak tersentral hanya di e-warung saja. Sehingga diharapkan perputaran uang di tingkat terbawah dapat merata dan membantu pemulihan keadaan ekonomi.



Antrian sesuai prokes


Besaran bantuan yang diterima KPM pada periode ini sejumlah Rp. 600.000,- untuk bulan Januari, Februari dan Maret 2022. KPM dapat membelanjakan sesuai kriteria unsur pangan tersebut bebas di mana saja.

logo Smart Ads

Baca juga : Tingkatkan Amal Ibadah Dengan Bantuan Al'Quran Dan Iqro' 

Sejauh pantauan kami hingga informasi ini diterbitkan, pelaksanaan penyaluran bantuan pangan non tunai yang kemudian disebut sebagai Bantuan Program Sembako 2022 ini berjalan lancar dengan tetap melaksanakan prokes yang ketat.

Para juru bayar yang dikerahkan oleh PT Pos Indonesia yang telah melalui diklat sebelumnya terlihat handal tanpa ada keluhan yang berarti dalam melayani KPM, meski sebagian besar hampir menempuh perjalanan yang cukup panjang dan kadang terkendala lemahnya sinyal di pelosok. Dikarenakan proses pelaporan dan verifikasi prosesi serah terima bantuan kepada KPM dilakukan langsung menggunakan aplikasi PGC secara online yang dimiliki oleh PT Pos. 


Prosesi serah terima bantuan oleh juru bayar


Dengan sistem pelaporan dan verifikasi seperti ini diharapkan pula tidak salah sasaran dan terjadi penyimpangan. Setiap KPM difoto ketika serah terima, terdapat verifikasi barcode voucher, NIK, tag lokasi, foto rumah dan sebagainya. Bila berhalangan karena sakit atau jompo dan tak mampu bepergian maka dapat diwakilkan oleh anggota keluarga lainnya dalam satu KK dengan menunjukkan bukti KTP asli. Namun jika tidak ada yang mewakilkan maka PT Pos justru akan mengirimkan bantuan tersebut langsung ke rumah KPM.

Dan bagi KPM yang syaratnya tidak terpenuhi dengan tidak bisa menunjukkan undangan dan KTP asli atau sedang tidak di tempat ketika pencairan dilakukan di kalurahan maka masih diberikan waktu tenggang selama sepuluh hari untuk memenuhi persyaratannya dan dapat mengambilnya di kantor Pos sesuai kapanewon domisilinya.


Juru bayar mempersiapkan prosesi penyerahan

Dengan total dana alokasi bantuan kurang lebih sebesar Rp. 55.550.000.000,-, kali ini PT Pos di Gunungkidul menerjunkan kurang lebih 150 orang juru bayar, dibantu karyawan PT Pos di setiap kapanewon, pendamping PKH Kemensos, Babinsa-Bhabinkamtibmas dan perangkat kalurahan setempat dalam melayani 92.550 KPM di 144 kalurahan, di 18 kapanewon di Gunungkidul. Berkat soliditas, sinergitas, dedikasi pengabdian serta aplikasi PGC PT Pos maka sejauh ini pelaksanaan Program Bantuan Sembako di awal tahun 2022 ini, khususnya di kabupaten Gunungkidul dapat tergolong sukses, tepat sasaran dan minim terjadinya penyimpangan.


(EB Wahyuno)


logo Smart Ads


Tonton Juga



Simak juga : video berita menarik
video

beranda


Posting Komentar

0 Komentar