Foto : ilustrasi
Foto : ilustrasi shutterstock
Perusahaan pembuat vaksin Sinovac, Sinopharm, dan Cansino telah menyampaikan kesanggupannya untuk memasok vaksin.
Dikatakan lebih lanjut Airlangga, Menteri Kesehatan dan Menteri BUMN sedang melakukan negosiasi final dengan AstraZeneca untuk pengadaan 100 juta dosis vaksin virus COVID 19 di Indonesia.
Berikut daftar enam kelompok penerima vaksin virus COVID 19 di Indonesia :
Tenaga medis, TNI/Polri, aparat hukum dan pelayanan publik sebanyak 3,4 juta orang.
Tokoh agama/masyarakat, perangkat daerah (Kecamatan, Desa, RT/RW) sebanyak 5,6 juta orang.
Seluruh tokoh/tenaga pendidik mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, sampai sederajat perguruan tinggi, sebanyak 4,3 juta orang.
Aparatur pemerintah (Pusat, Daerah, dan Legislatif) sebanyak 2,3 juta penerima vaksin.
Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan sebanyak 86 juta orang.
Masyarakat usia 19 hingga 59 tahun, sebesar 57 juta orang.
Adapun jadwal pelaksanaan vaksinasi COVID 19 sebagai mana berikut:
1. Tahap 1 dengan waktu pelaksanaan Januari-April 2021
Sasaran vaksinasi COVID-19 tahap 1 adalah tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang serta mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran yang bekerja pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan.
2. Tahap 2 dengan waktu pelaksanaan Januari-April 2021
Sasaran vaksinasi COVID-19 tahap 2 adalah:
a. Petugas pelayanan publik yaitu Tentara Nasional Indonesia/Kepolisian Negara Republik Indonesia, aparat hukum, dan petugas pelayanan publik lainnya yang meliputi petugas di bandara/pelabuhan/stasiun/terminal, perbankan, perusahaan listrik negara, dan perusahaan daerah air minum, serta petugas lain yang terlibat secara langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat.
b. Kelompok usia lanjut (≥ 60 tahun)
3. Tahap 3 dengan waktu pelaksanaan April 2021-Maret 2022
Sasaran vaksinasi COVID-19 tahap 3 adalah masyarakat rentandari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi.
4. Tahap 4 dengan waktu pelaksanaan April 2021-Maret 2022
Sasaran vaksinasi tahap 4 adalah masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya dengan pendekatan kluster sesuai dengan ketersediaan vaksin.
Tonton Juga



























Info & korespondensi
0 Komentar