Hal yang mengejutkan adalah di dalam goa ini terdapat 7 (tujuh) sungai atau sendang tetapi yang dapat dicapai dengan mudah hanya 4 (empat) sungai yaitu Sungai Puser Bumi, Sungai Jombor, Sungai Mawar dan Sungai Kantil.
Sungai Puser Bumi dan Jombor konon tersiar kabar, airnya mempunyai khasiat dapat digunakan untuk sarana segala macam tujuan menurut kepercayaan masing-masing. Sedangkan Sungai Mawar konon airnya jika untuk mandi atau mencuci muka, mempunyai khasiat bisa awet muda. Adapun Sendang kantil jika airnya untuk cuci muka atau mandi, maka niat atau cita-citanya akan mudah tercapai. Namun semua kembali lagi pada kepercayaan masing-masing.
Goa Jatijajar pada tahun 1975 mulai dibangun dan dikembangkan menjadi Objek Wisata. Adapun ide untuk pengembangan Goa Jatijajar ini diprakarsai oleh Suparjo Rustam sewaktu menjadi Gubernur Jawa Tengah. Sedang pada waktu itu yang menjadi Bupati Kebumen adalah Supeno Suryodiprojo.
Setelah Goa Jatijajar dibangun, pengelolaanya dipegang oleh Pemda Kebumen. Selain itu juga ditambahkan bangunan-bangunan seni seperti patung-patung atau deorama, pemasangan lampu listrik, trap-trap beton yang memberikan kemudahan bagi para wisatawan untuk masuk.
Saat ini Goa Jatijajar menjadi salah satu objek alternatif wisata untuk penduduk di sekitaran kebumen. Hanya dengan Rp 10.000,- pengunjung sudah dapat menikmati keindahan Goa Jatijajar.
Tonton Juga




























Info & korespondensi
0 Komentar