Kali ini menunggu datangnya makanan tak perlu lama karena sudah order duluan. Beberapa nampan berisi berbagai jenis sajian sesuai pesanan akhirnya mulai menghiasi meja lesehan di mana rombongan ber-17 orang ini mendapatkan tempat duduk. Pandangan mata tak bisa lepas mengamati satu persatu isi mangkok yang menggoda selera sambil mengoreksi sesuai dengan iklan viral yang membayang di benak ataukah tidak. Tapi tak sampai jawaban kebenaran itu muncul, keburu tangan sudah maju duluan untuk mulai mencicipi.
Wow..beneran, sambil komat kamit lidah mulai bergerilya. Rasanya memang nyamleng. Bumbu rempahnya sangat dominan. Paduan tiap unsur bumbunya pas. Dagingnya empuk. Hampir semua jenis hidangan di menu ada di meja. Sop daging sapi, sop balung gajah, iga bakar, sop skengkel, balung bakar dinosaurus dan lainnya. Sayangnya menu sate ternyata sudah tak kebagian. Belum lewat jam makan siang sudah habis. Dan memang hanya beberapa saat ketika sedang makan, antrian sudah ditutup karena menu sudah sold out. Wah..beneran ini tak main-main info viralnya.
(SiRed)
"Beneran enak kalo ini. Bukan info basi. Nyata. Kapan-kapan ke sini lagi ya," ajak Siswantinah, kakak Yoyok yang familiar dipanggil mbak Nuk.
"Iya, kapan-kapan kita ke sini lagi," mbak Sri, kakak tertua menimpali.
Yoyok yang seorang dosen olah raga di UNY ini memang sangat sulit sekali waktunya untuk dapat berkumpul dengan keluarga. Oleh karena itu, momen langka ini ia manfaatkan untuk mengajak istri dan kedua anaknya serta keluarga besarnya, kedua kakak perempuan dengan suaminya, satu adik perempuan juga dengan suaminya, para keponakan termasuk kedua orang tuanya menyambangi tempat kuliner yang lagi viral ini.
Bagi traveler pemburu kuliner nih, rugi deh bila belum mengunjungi tempat ini. Ketika info ini diunggah, iklan viral yang beredar masih sama kok dengan kenyataan. Check it out.
Tonton Juga





























Info & korespondensi
0 Komentar